2020-11-06 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan produktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19, Kementerian Ketenagakerjaan membahas pentingnya pengemasan produk dengan alumni UMKM UNPAD melalui Biro Umum Pengembangan Produktivitas Binalattas. -Senin (28/9/2020), kegiatan bertajuk “Pengemasan Halus, Tingkatkan Produktivitas UMKM” dilakukan secara online.

Productivity Director Fahrurozi mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menyampaikan pentingnya produk yang dikemas dengan baik. Fahrurozi mengatakan: “Kemasan yang baik adalah nilai tambah produk.” Fahrurozi juga menyampaikan bahwa produk kemasan merupakan salah satu strategi untuk menghadapi persaingan. satu. Dunia UMKM.

Terlebih pandemi Covid-19 seperti sekarang yang berdampak besar pada UMKM. Menurutnya, akibat dampak kesulitan usaha, banyak pekerja yang diberhentikan, dan banyak usaha kecil dan menengah yang tidak dapat melanjutkan kegiatannya.

Ini berbeda dari konsekuensi krisis mata uang. terjadi. Fahrurozi mengatakan itu tahun 1998. UMKM saat itu benar-benar menjadi penyelamat perekonomian nasional, ketika banyak perusahaan besar tutup maka UMKM bisa tumbuh hingga 350%. Produktivitas merupakan salah satu faktor penting bagi kesejahteraan usaha kecil dan menengah.

Dikatakannya: “Produktivitas merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan UMKM dalam persaingan bisnis yang semakin ketat”. -Acara dipandu oleh Dewi Tenty, sponsor alumni UMKM. Topik presentasi kali ini adalah Konsultan dari Detty Tatiananda Bidang Industri Makanan, Pengolahan dan Pengemasan UPTD Jawa Barat. Satpel Bandung, pengembangan industri pengemasan Citra Artika sarti; dan CEO kewirausahaan D&D Delli Gunarsa.

Peserta yang mengikuti acara ini adalah dari pemerintah pusat / daerah, industri, pendidikan dan masyarakat UMKM yang terdiri dari UMKM, UMKM dibantu oleh Biro Pengembangan Produktivitas UMKM untuk mendampingi himpunan alumni dan UMKM lainnya. . (*)

Tinggalkan Balasan