2020-11-06 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Sosial (BST) tahap kedua atau keempat dari Bandung melalui Kementerian Sosial pada Rabu (5/8/2020). – Menteri Sosial Juliari P. Batubara menjelaskan bahwa BST Lot II merupakan kelanjutan dari komitmen Presiden Jokowi untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan terdampak pandemi Covid-19.

Mulai Juli 2020 hingga Desember 2020, BST Gelombang II senilai Rp 300.000 telah diberikan kepada 9 juta keluarga penerima manfaat untuk jangka waktu enam bulan. . Dari April 2020 hingga Juni 2020, ini dibagi menjadi tiga tahap. Kami telah mengalokasikan anggaran sebesar 325 triliun rupee untuk BST gelombang pertama dan kedua. Kantor PT Pos Indonesia Cabang PHH Mustopa, Cikutra, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Rabu (5/8/2020) – Menteri menambahkan bahwa rencananya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah bencana Covid-19, namun belum. Mendaftar sebagai penerima Program Pangan Pokok dan Program Keluarga Harapan. Selain itu, rencana BST bertujuan untuk meningkatkan daya beli, mendorong perekonomian masyarakat, dan mendukung pemerintah daerah.

“Penerima manfaat adalah keluarga yang terdaftar dalam Data Perlindungan Sosial Menyeluruh (DTKS) atau keluarga yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).” Mantan Ketua IMI itu disebutkan di kedua periode tersebut. -Disosial Menteri menjelaskan total nilai BST di Kota Bandung pada tahun 2020 sebesar Rp 212.943.600.000. Harga penyaluran sebesar 59.151 KPM. Total nilai BST yang didistribusikan di Jawa Barat sebesar Rp3 854.728 800.000 Rp3 854.728 800.000 Rp3 854 728 800.000. -Mensos mengatakan, untuk mempercepat penyaluran BST, banyak upaya yang dilakukan, salah satunya dengan mengirimkan surat kepada pemerintah daerah di perkotaan seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan