2020-11-05 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Lembaga Pembinaan Pemikiran Pancasila (BPIP) mendorong para guru Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) untuk menjadi duta dan memimpin Pancasila. Pasalnya, guru adalah tulang punggung generasi penerus bangsa.

“Guru adalah tulang punggung kegiatan dan proses pendidikan. Guru harus berperan aktif dalam pendidikan yang baik, khususnya dalam persoalan ideologi Pancasila di keturunan negara yang mencerminkan generasi penerus,” Biro Pengembangan Ideologi Pancasila ( BPIP) Perwakilan Diklat (Diklat) pada Selasa (4/8/2020) .

Ia menilai penting para guru PPKn Diklat. Karena guru dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan profesional ideologi Pancasila. -Sementara itu, Direktur BPIP Yudian Wahyudi mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan pengembangan ideologi Pancasila sangat penting untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi hidup dan kerja.

“Guru merupakan salah satu pilar penting PIP, karena guru merupakan perangkat yang paling berhubungan langsung dengan siswa. Udian Vasiudi saat membuka acara mengatakan:“ Apalagi dalam berbagai pendidikan kita Diantara permasalahan tersebut, seperti kecenderungan aktivisme. “Ia berharap para guru PPKn dapat membawa nuansa baru bagi perkembangan sistem ideologi Pancasra. Ia menegaskan, ia berharap para guru yang mengikuti kegiatan ini dapat meningkatkan ketrampilan, pengetahuan profesional dan ketrampilannya di PIP“ Ian ”. Acara akan berlanjut hingga 7 Agustus 2020, hingga pertemuan dihadiri langsung oleh Kepala BPIP, Hadir pula Wakil Kepala BPIP Haryono, Asisten Peneliti BPIP FX dan materi FX Adji Samekto, Sit and Peace and Peace in Indonesia. Ketua Konferensi Pimpinan Diklat BPIP Musdah Mulia, Sekolah Administrasi Nasional Vidiaswaramadia Marsudi Sarwono, Pimpinan Perencanaan dan Diklat Ajriani Munthe Salak, Tantangan Ens (Kemhan) Kolonel Sus. Dendi Tuwidanterse Kolonel

Seorang peserta Meanwh Suharmi sangat menyukai acara ini, karena pendidikan dan pelatihan ideologi Pancasila sangat bermanfaat bagi pendidik untuk mendidik siswa dan mengimplementasikannya.

“Saya sangat berterima kasih atas pelatihan ini Karena itu sangat penting bagi saya sebagai seorang pendidik “, kata Suharmi. (*)

Tinggalkan Balasan