2020-11-04 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Angkutan Laut menegaskan pihaknya akan memperkuat sistem informasi dan teknologi Administrasi Umum Angkutan Laut untuk menghindari terjadinya lagi insiden perusakan sertifikat pelaut. — Semakin memperkuat keamanan sistem IT dan layanan online, karena pada tahun 2019, General Administration of Maritime Affairs dan US National Network and Encryption Bureau (BSSN) bekerja sama untuk membentuk sistem penataan yang lengkap. Hal itu ditegaskan R Agus H Purnomo, Direktur Biro Pelayaran Jakarta, pada Jumat (26/6/2020). – “Sistem dan teknologi informasi diperkuat. Pada 2019, Administrasi Umum Angkutan Laut dan BSSN bekerja sama untuk melindungi dan memperkuat keamanan jaringan secara efektif dan efisien serta melindungi data penting di semua layanan dan aplikasi online,” ujarnya, Dirjen Argus .

Sebelumnya, Tim Gabungan Polda Metro Jaya dan Pokja “Menteri Pertanian Perhubungan” berhasil membobol pendaftaran sertifikat keterampilan pelaut secara online melalui aliansi pemalsuan sertifikat keterampilan pelaut yang terungkap. Ini akan kita tingkatkan dan perkuat ini, ”ujar Managing Director Argus.

Pada kesempatan yang sama General Manager Argus menyampaikan terima kasih kepada tim gabungan Polda Metro Jaya dan Kementerian Perhubungan serta berterima kasih atas keberhasilan penemuannya. Memalsukan sertifikat pelaut yang meresahkan masyarakat … “Kami berterima kasih kepada tim gabungan Polda Metro Jaya dan kelompok kerja Kementerian Perhubungan atas kerja kerasnya mengungkap kasus tersebut setelah menerima laporan pengaduan masyarakat dari Kementerian. mengangkut. . Bahkan jika seseorang terlibat, kami tidak akan melindungi siapa pun. Saya berharap keadaan ini tidak terjadi lagi, sehingga masyarakat tidak lagi khawatir. Direktur Jenderal Argus mengatakan,

Soal pemalsuan sertifikat pelaut, Departemen Kelautan Kementerian Perhubungan akan menyerahkannya ke polisi untuk dilakukan penyelidikan menyeluruh. Direktur Biro Navigasi dan Maritim Kapten Sudiono menjelaskan pihaknya menerimanya. Laporan baru masyarakat atas dugaan pemalsuan sertifikat pelaut.

Usai laporan ini, Administrasi Kelautan Umum meminta kepada polisi dan meminta BSSN untuk meninjau ulang tingkat keamanan sistem layanan online milik Administrasi Umum Angkutan Laut pada tahun 2019.

Hasilnya sudah Hal itu disampaikan BSSN untuk meningkatkan sistem pelayanan Administrasi Maritim Masa Depan Online.

“Salah satu sarannya adalah penguatan sistem informasi maritim. Itu juga harus dilindungi secara teratur. Kami mohon dukungan masyarakat agar kedepannya Kapten Sudino tutup. (*)

Tinggalkan Balasan