2020-11-02 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, ACeh TAMIANG-Dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru, Kementerian Ketenagakerjaan kembali mengembangkan keterampilan masyarakat melalui Balai Latihan Kerja Kejuruan (BLK) Banda Aceh. Kepala BLK Banda Aceh Teguh Sulistiyono mengatakan tujuan penyelenggaraan TCS adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan ketrampilan profesional, produktivitas, disiplin dan etika profesi peserta pada level tertentu. Kompetensi dan keahlian bergantung pada tingkat dan kualifikasi posisi atau pekerjaan.

“Tujuan dari pelatihan ketenagakerjaan adalah para pencari kerja (desainer) dan penyandang disabilitas di lingkungan Aceh Tamion, dengan tujuan membangun wirausaha baru dan relasi kerja,” kata Tegu kepada Aceh, Selasa. · Balai Tamion Saidakabu berkata. 8 November 2020). -Teguh menyatakan bahwa SDC merupakan kerjasama antara BLK Banda Aceh, Pemerintah Daerah Aceh Tamiang, Pertamina Rantau dan NGO Boemi, dan akan melaksanakan 8 modul pelatihan. -Delapan modul pelatihan dibagi menjadi perbaikan sepeda motor dan prosedur pengelasan manufaktur (masing-masing 2 set) serta kantor yang nyaman, layanan pelanggan, pengolahan pertanian dan menjahit menggunakan mesin masing-masing. 1 set.

Teguh mengatakan: “Diharapkan peserta pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan profesionalnya sesuai jenjang dan kualifikasi jabatan atau jabatannya.” Pada saat yang sama Bupati Aceh Tamion Musir (Bupati Aceh Tamiang Mursil) Pidato pada acara pembukaan program pelatihan DDC untuk mengikutsertakan 32 penyandang disabilitas dalam rencana layanan motor DDC ini sejalan dengan komitmen BLK Banda untuk Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tame. Ia mengatakan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan bertanggung jawab.

“Tidak terkecuali penyandang disabilitas. Nanti penyandang disabilitas bisa mendapatkan penghasilan melalui tenaga kerja atau berwirausaha mandiri,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan