2020-11-02 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara memastikan jajarannya memperhatikan kepemimpinan presiden, terutama dalam percepatan realisasi anggaran. Ia juga mengatakan Kementerian Sosial akan terus merampungkan berbagai rencana untuk mempercepat realisasi anggaran. Hal ini sebagai bagian dari peningkatan penyaluran bantuan sosial (bansos) gelombang kedua dari Juli hingga Desember 2020. -Baca: Kemensos dinilai paling tanggap terhadap Covid-19 – Menteri Sosial Juliari mengatakan salah satu opsinya adalah derajat kematangan yang bisa dialokasikan dua kali sekaligus.

Kedewasaan berbagai pilihan ini tidak lepas dari pemahaman akan alam yang luar biasa, sehingga masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan.

Di sisi lain, penentuan prinsip-prinsip bantuan sosial secara tepat juga merupakan masalah penting.

“Tentunya dalam proses ini kita harus berkoordinasi dengan mitra kita. Contohnya dalam hal ini PT Pos Indonesia.” Menteri Sosial menjadi pembicara utama pada rapat koordinasi evaluasi tengah tahun (semester pertama) dan percepatan Usai pelaksanaan APBN 2020 Kemensos, kita akan bicarakan urusan di Jakarta (21/7/2020).

Baca: Produksi kantong sembako oleh Kemensos sudah menyerap 30.000 tenaga kerja

Masyarakat Anggaran Kementerian Urusan bertambah sesuai dengan tugas khusus terkait penanganan dampak Covid-19. Dalam anggaran tahun 2020 sebesar Rp 62.767.643.594.000, anggaran Kementerian Sosial meningkat menjadi Rp104.453.849.680.000. -Seperti yang kita ketahui bersama, angga5a kembali mendapatkan tambahan modal sebesar Rp 124,76.919 106.000. Dalam aplikasi online sistem pengawasan perbendaharaan dan anggaran (Om-SPAN) online, pencapaian anggaran tertinggi Kementerian Sosial mencapai 63,4% pada 14 Juli 2020.

Tinggalkan Balasan