2020-11-02 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 25,6 juta. -Bappenas Maliki, Direktur Biro Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial, mengatakan pemerintah memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama di pasar tenaga kerja.

“Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan dan pasar tenaga kerja”, ia mengumumkan, Senin (31 Agustus 2020).

Baca: Komite Kedelapan: Fasilitasi Kehadiran Penyandang Disabilitas

Sementara itu, Maliki mengatakan bahwa 25,6 juta orang ini mewakili kurang lebih 10 orang, hingga empat jenis penyandang disabilitas merupakan total penduduk Indonesia. Persentase. — “Dari segi jumlah penyandang disabilitas, ada empat jenis yang sesuai dengan undang-undang. Ada sekitar 2,8 juta penyandang disabilitas. Dikatakannya, 2,3 juta orang tuna netra dan 1,7 juta orang tuna rungu jalan kaki. Dalam hal ini, ia juga menambahkan. , Masih ada sekitar 1,9 juta orang yang mengalami kendala dan mereka fokus pada perhatian lain tentang akses pendidikan .- “Yang mengkhawatirkan kita sekarang adalah kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengenyam pendidikan. Dia menyimpulkan: “Dibandingkan dengan orang cacat, konsentrasinya relatif rendah.”

Tinggalkan Balasan