2020-11-02 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Anggaran Kementerian Sosial RI kembali mematok angka penyelesaian tertinggi. Di antara lima kementerian / lembaga dengan anggaran terbesar, tingkat penyelesaian Kementerian Sosial adalah 54,84%.

Pada anggaran tahun ajaran 2020 Kemensos Rp 124.765. Berdasarkan USD 1 Miliar per 27 Juli 2020 telah mencapai Rp68.416. Triliunan rupiah atau 54,84%. Angka ini lebih dari 10% lebih tinggi dari K / L lainnya di peringkat kedua.

Mengingat anggaran Kemensos baru saja diisi ulang dengan Rp 20 triliun, rasio ini sangat mengesankan dan sebelumnya 104,76 triliun rupiah. Namun, dalam waktu dekat, jika bujetnya besar, kecepatan penyelesaian masih bisa dipertahankan atau bahkan didorong. Menteri Sosial Juliari terus mendorong jajarannya untuk mempercepat pekerjaannya di berbagai kesempatan, termasuk anggaran seluruh unit kerja, khususnya belanja bansos saat pandemi Covid-19.

Hal ini sejalan dengan pedoman Presiden Joko Widodo tentang peningkatan belanja K / L. Selain memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, tujuannya adalah untuk mendorong pembangunan ekonomi. – ÔÇťAkibat pandemi Covid-19, banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam kesulitan. Keberadaan bantuan sosial sangat dibutuhkan untuk meringankan beban keuangan mereka. Menteri Sosial Juliari mengumumkan (27/07) bahwa mereka telah menerima bantuan tunai KPMG (KPM), perlu segera belanja untuk percepatan pembangunan ekonomi. -Mensos pun terjun langsung ke lapangan untuk mengecek penyaluran bansos. Sekjen Hartono Lalas mengatakan, dalam waktu seminggu, Mensos Bisa 3 atau 4 kali perjalanan ke tempat yang berbeda untuk mengecek kemana bantuan sosial disalurkan. Untuk bansos, “kata Hartono Laras lagi.

Hartono mengatakan pencapaian anggaran yang tinggi tidak terlepas dari berbagai kemajuan yang dicapai Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan sosialisme. Kerja sama yang baik dari semua pimpinan, instansi dan manajer fungsional Satker, dukungan kepada seluruh karyawan dan sinergi dengan mitra kerja.

Dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST), Mensos menginstruksikan Indonesia Cruise Line untuk menambah jam pelayanan dari pagi hingga malam dan mengerahkan seluruh sumber daya. PT. Posisi ini juga menambah titik penjualan dan distribusi di masyarakat, seperti kantor desa, kantor kelurahan, sekolah, posisi RW, dll. Masih terkait dengan BST, penyaluran bantuan dilakukan secara simultan. Itu untuk memandu dan memperbarui perubahan data antar saluran untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi target.

Selanjutnya, saat menyalurkan bantuan pangan kepada Presiden, banyak terobosan juga dilakukan. Artinya, menambah jumlah pemasok dari sebelumnya 5 menjadi lebih dari 20. Sederhanakan sembako menjadi 10 produk sederhana dengan nilai yang sama, dll. -Kementerian Sosial punya anggaran besar, jadi kinerjanya bagus. Pekan lalu, Badan Pengawas Keuangan (BPK) menyampaikan laporan keuangan Kementerian Sosial tahun anggaran 2019 dan mengeluarkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Oleh karena itu, Kementerian Sosial menerima opini CAP untuk keempat kalinya berturut-turut.

Hasil survei berbagai lembaga kredibel juga menunjukkan pengakuan atas kinerja Kementerian Sosial. Lembaga investigasi Charta Politika menyebut Menteri Juliari merupakan salah satu dari tujuh menteri terbaik Jokowi selama periode Covid-19. Menurut Chata, rencana penanggulangan kemiskinan Kementerian Sosial merupakan tujuan yang tepat dan berdampak positif bagi masyarakat. Charta menilai Kementerian Sosial sudah bekerja dengan baik.

Survei yang dilakukan oleh Alvara Research Center (Alvara Research Center) juga menemukan kesimpulan yang sama, survei tersebut menemukan bahwa selama pandemi Covid-19, kepuasan masyarakat terhadap bantuan sosial sebesar 56,2%. (*)

Tinggalkan Balasan