2020-11-02 |  Kilas Kementerian

Medan TRIBUNNEWS.COM-Guna mempercepat penanganan pandemi COVID-19, Direktorat Jenderal Perlindungan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK mendukung lembaga konservasi dalam penanganan hewan.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ditutupnya lembaga perlindungan, yang berdampak pada penurunan pendapatan pengelola, terutama pendapatan dari makanan dan obat-obatan yang digunakan untuk hewan di organisasi perlindungan .

Dukungan ini telah diberikan Ini termasuk menjangkau dua (dua) organisasi pelestarian alam melalui Balai KSDA di Sumatera Utara, yaitu Kebun Binatang Taman Marg Satwa Medan dan Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan. — “Kami mengumpulkan data yang relevan dari Organisasi Konservasi Alam di bawah kepemimpinan kami, dan dekan berkata:” Ini disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan membutuhkan pakan ternak serta dukungan penanganan obat. “Pusat KSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi akan dilaksanakan di Kebun Binatang Taman Marga Satwa Medan pada hari Rabu saat Token Aid 9 September 2020).

–––––––––– Tentang membawa bantuan ke Taman Malga Suplai makanan Satwa Medan Zoo senilai 70 juta rupiah), diterima perusahaan langsung oleh Kepala Perusahaan Daerah (PD) Bina Kota Medan, putuskan Rama Alkhari (Rama Alkhari) -Saat bersamaan memberikan bantuan berupa sembako dan pengobatan kepada Yayasan Bodhicitta Mandala Medan untuk membantu Penangkaran Harimau Barumun senilai Rp. Pimpinan yayasan, Jondi, menerima 20 juta poundsterling.

“Kepada organisasi yang dilindungi Tujuan pemberian makanan dan obat-obatan kepada hewan yang terdampak COVID-19 di China adalah untuk memastikan kelangsungan hidup dan kesejahteraan hewan dalam organisasi perlindungan, ”Hotmauli .

Hotmauli menjelaskan lebih detail bahwa bantuan mengacu pada 30 April 2020 Dirjen KSDAE menetapkan peraturan bernomor P.1 / KSDAE / KKH / KSA.2 // 4/2020 tentang pembelian pangan hewan dan obat hewan di lembaga perlindungan terdampak COVID-19 .

“Dari segi jumlah bantuannya relatif rendah. Meski demikian, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Kebun Binatang Medan dan Yayasan Medan Bodhi Mandala. Kata Hotmauli dalam sambutannya, PD membantu pengelola. Pembangunan Perkotaan Medan Putrama Alkhairi mengucapkan terima kasih kepada Balai KSDA Sumatera Utara dalam sambutannya, dan dijadikan sebagai peringatan dan motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan hewan. Bapak Jondi dari Yayasan Bodhicitta Persamuhan Mandala Medan juga mengucapkan terima kasih kepada Balai KSDA di Sumatera Utara atas bantuannya dan berjanji akan menggunakan dan mengelola bantuan ini seefektif mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan hewan Cagar Harimau Barumun. Untuk memberikan perlindungan, Dinas Kehutanan Sumut, Balai Taman Nasional Guunung Leuser, Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ural, Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ural, Hutan Produksi Kabupaten Medan II, tamu masyarakat BPKH Medan I dan tamu dengan kehutanan farmasi dan Kemitraan lingkungan juga berpartisipasi. Wilayah Sumatera dan media.

Lembaga perlindungan adalah lembaga yang bergerak di bidang perlindungan hewan dan tumbuhan liar yang berbentuk lembaga pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat, serta dikelola dalam bentuk lembaga pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. KSDAE Departemen LHK. (*)

Tinggalkan Balasan