2020-07-09 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengumpulkan 1.000 anak sapi di Kabupaten Serdang Bedagai di Sumatera Utara dan meluncurkan program Komoditas Kerbau Andalan Sapi (Sikomandan), yang merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian (Pertanian) Kementerian) Mempercepat pertumbuhan populasi dan meningkatkan produksi sapi dan kerbau di seluruh negeri – Menurut SYL, Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa, terutama di Sumatera Utara, karena merupakan salah satu daerah dengan potensi besar di sektor pertanian, termasuk perkebunan dan peternakannya. Industri. – “Negara kita adalah negara kaya. Negara kaya adalah hadiah dari Tuhan. Kita harus bersyukur untuk ini. Sumatera Utara adalah salah satu provinsi yang kuat karena memiliki SYL ketika panen 1.000 ekor. Katakan: Dan Kamis (20/02/2020) diluncurkan di Desa Firdaus, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Bupati, Provinsi Sumatera Utara-di samping itu, SYL mengatakan bahwa segala macam upaya untuk menambah jumlah sapi lokal Upaya ini menghasilkan komitmen dari Kementerian Pertanian sebagai bagian dari serangkaian komitmen pemerintah untuk mengurangi impor daging sapi terutama ke Indonesia. Dan upaya untuk memenuhi permintaan tahunan untuk 700.000 ton daging sapi nasional.

” Permintaan konsumsi daging sapi nasional Indonesia adalah 700.000 ton, dan kapasitas produksi kami adalah 400.000 ton, yang berarti bahwa kami masih memiliki defisit 300.000 ton, yang setara dengan 1,3 juta sapi per tahun, karena saya berharap upaya ini Ini dapat menggandakan atau melipatgandakan produksi daging sapi kita. Ia percaya bahwa potensi lahan kelapa sawit untuk pengembangan peternakan cukup besar untuk membantu memecahkan masalah pengembangan daging sapi di negara ini. -Sikomandan berencana untuk menargetkan 4 juta sapi yang lahir pada tahun 2020-I Ketut Diarmita, Direktur Biro Peternakan dan Kesehatan, diangkut dalam tiga (tiga) tahun 2017-2019, dan Kementerian Pertanian berhasil melakukan inseminasi buatan (IB) Acara ini mencapai 11.524.268 penerima 10.000.000 gol.

Hasilnya sangat luar biasa, Ketut mengatakan bahwa selama periode ini, kehamilan sapi dan kerbau mencapai 6.249.303 ekor, dan 4.741.764 anak dilahirkan melalui pernikahan IB.

Melalui rencana Sikomandan, Ketut terus melakukan penelitian.Pada tahun 2020, dengan mengoptimalkan perkawinan IB dan perkawinan alami, diharapkan akan ada setidaknya 5.862.500 reseptor, dengan target kelahiran 4.000.000 ekor. “” Sesuai dengan instruksi Menteri Pertanian, mari kita ingat Sicomandan, salah satu kegiatannya adalah gerakan IB umum. sif dan hasil yang kami lihat selama panen anak sapi, “Kesimpulannya adalah Ketut.

Tinggalkan Balasan