2020-11-01 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Karawang-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah turut serta dalam program Gerakan Pekerja Sehat (Germas) bagi perusahaan.

Rencana ini bertujuan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19 dan melibatkan pengusaha dan pekerja.

“Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi dari gerakan masyarakat (Jerman) untuk hidup sehat. Lokasi perlu diperluas, “kata Menaker Ida Fauziyah Selasa setelah menyaksikan uji cepat independen. Di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang, Jawa Barat (23 Juni 2020).

Menteri Ida menjelaskan bahwa Germas bertujuan untuk mendorong budaya hidup sehat di tempat kerja dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku tidak sehat dari pekerja / pekerja.

Rencana tersebut memiliki banyak aspek yaitu deteksi dini penyakit akibat kerja, pekerjaan bebas asap rokok, olah raga / aktivitas fisik, penyediaan ruang menyusui, pola hidup bersih dan sehat, penggunaan alat pelindung diri, pertolongan pertama dan promosi pola makan seimbang.

“Kegiatan Kegia ini merupakan upaya pencegahan Covid-19 di tempat kerja dan melaksanakan tindakan bagi tenaga sehat yaitu deteksi dini penyakit akibat kerja,” kata Menaker Ida didampingi Plt. Iswandi, General Manager Binwasnaker & K3 Karo Humas Soes dari Hari dan Hindharno.

Menteri Aida mengatakan, kegiatan Germas tidak hanya mendorong seluruh kawasan industri di Karawang, tetapi juga mendorong kawasan industri lain untuk mencegah Covid-19. Ia mengatakan: “Kami ingin pekerja / pekerja Aman, sehat dan produktif, serta berharap perusahaan dapat menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kondisi normal baru. “Sebagai pelaku usaha di sektor industri, Menaker Ida mengatakan telah berbagi tanggung jawab dalam penanggulangan dan pencegahan pandemi Covid-19.

“ Saya berharap dapat mencegah pandemi di tempat kerja, dan perusahaan serta karyawan secara bertahap akan pulih. Sebab, perekonomian nasional berangsur-angsur kembali normal. Semoga ini bisa menjadi panutan bagi perusahaan Indonesia, ”kata Menaker Ida.

Tinggalkan Balasan