2020-11-01 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sejak diluncurkan pada 2015, Rencana Tol Maritim menjadi salah satu rencana strategis pemerintahan Jokowi yang terus tumbuh dan berkembang baik dari sisi trayek, volume angkutan dan kapasitas angkut. -Untuk menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, terimakasih telah menyampaikan kepuasannya atas keberhasilan pelaksanaan rencana tol laut. Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan telah memberikan penghargaan kepada operator untuk angkutan laut, angkutan perintis dan angkutan hewan. Khusus untuk pemerintah daerah dan perusahaan pengelola yang mengoperasikan kapal marine charging plan dengan kinerja terbaik. -Penghargaan diberikan oleh Staf Khusus Menteri Perhubungan Antar Lembaga, Buyung Lalana, atas nama nakhoda dan Direktur Departemen Perhubungan dan Angkutan Laut. Wisnu Handoko mewakili Dirjen Perhubungan Laut dan Sekretaris Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha berada di Grand Mercure Jakarta, Kamis (16/6).

Berbicara atas nama Menteri Perhubungan Buyung Lalana menyatakan bahwa “Skema Tol Laut” merupakan konektivitas maritim yang efektif, menggunakan transportasi reguler dan navigasi reguler dari barat ke timur di Indonesia dan sebaliknya.

Rencana tersebut secara jelas menunjukkan bahwa pemerintah meningkatkan upayanya untuk melakukan pengiriman ke daerah rawan, perbatasan, terluar dan perbatasan (3TP) sehingga pemerintah dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok dan komoditas penting lainnya secara terencana dan pasti. Kebutuhan logistik. Budi Karya mengatakan: “Tujuan utama dari rencana jalan laut adalah untuk mengurangi perbedaan harga, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.” Menurut Bouillon, pemerintah berharap dapat menjangkau wilayah barat dan timur melalui rencana jalan laut. Neraca perdagangan akan dipertahankan. Sehingga produk industri daerah dapat dijual melalui perdagangan antar pulau, bahkan diekspor ke luar negeri melalui perdagangan luar negeri.

“Tentunya untuk mencapai kondisi ini diperlukan jaringan trayek dan fasilitas pelabuhan yang memadai,” transparansi biaya transportasi multimoda dan logistik di semua kegiatan angkutan kargo. Padahal, tanggung jawab tersebut harus terus dipenuhi dan dicari solusinya, “kata Buyung. — Peran penting pemerintah daerah dan operator maritim. Kapal jalan raya – Sekaligus kepada Direktur Biro Perhubungan dan Angkutan Laut Wisnu Handoko Direktur Biro Angkutan Laut yang diwakili oleh nahkoda menyatakan selain pemerintah daerah, diberikan penghargaan kepada operator kapal pembayar tol dengan kinerja terbaik pada semester I-2020 yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu: faktor muatan terbesar dan volume muatan terbesar. Menurut Kapten Wisnu, peran pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam mengoptimalkan ruang kargo kapal tol laut untuk mengangkut operator kapal. Kargo dasar yang dibutuhkan oleh kawasan, kargo penting dan kargo lainnya, serta penelitian backhaul kargo, inilah potensi terbesar kawasan.

Tinggalkan Balasan