2020-07-09 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-PT. Indonesia Post (Persero) optimis tentang penyelesaian tahap ketiga dari distribusi bantuan sosial (TSB). Direktur PT. Pos mengakui bahwa langkah-langkah khusus yang diambil oleh Menteri Sosial Juliari P. Batubara mempercepat distribusi BST.

“Kami optimis tentang alokasi fase ketiga BST. Kami akan menyelesaikan alokasi pada pertengahan Juli. Kami akan terus mempercepat langkah dengan Kementerian Sosial. Menteri Sosial, Juliari P. Batubara dan PT Pos Indonesia dari semua kalangan. Ihwan Sutardiyanta, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan di Jakarta (06/07) mengatakan: “Jika kita menghadapi masalah dengan pemerintah daerah, kita akan segera mengambil langkah-langkah intervensi untuk menunjukkan kepemimpinan.

PT Pos sangat optimis tentang tujuan ini, karena berbagai tantangan yang berbeda dari tahap pertama dan kesebelas di tahap ketiga, menurut Ikhwan Sutardiyanta, pada tahap sebelumnya, distribusi BST harus tetap menghadapi Untuk peraturan PSBB, ini memang membatasi likuiditas. Mengenal satu sama lain. Dia berkata: “Pada tahap ketiga, tidak ada PSBB. Sekarang, kerja sama dengan pemerintah daerah semakin dekat, jadi saya percaya akan lebih mudah untuk saling memahami. “Langkah luar biasa telah diambil untuk mempercepat distribusi BST. Dia mengatakan:” Misalnya, Menteri Sosial secara langsung berurusan dengan daerah-daerah yang masih belum merata. Menteri Sosial secara langsung berurusan dengan personel pemerintah daerah atau berkoordinasi langsung selama kunjungan ke daerah-daerah terkait. “

Dengan dorongan dan tenaga besar dari Kementerian Sosial, Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan Menteri Sosial lainnya Ihwan berkata, PT Pos yakin bahwa target distribusi akan tercapai pada pertengahan Juli, Kantor Pos Indonesia (Persero) juga menjelaskan banyak terobosan sehingga distribusi BST dapat dipercepat, termasuk Menteri Sosial yang memerintahkan PT Pos untuk menambah jumlah layanan. “Sehingga KPM lebih banyak bisa disediakan. PT Pos juga mendekatkan layanan KPM dengan membuka distribusi ke seluruh masyarakat, di kantor desa, kantor desa, sekolah, dan organisasi lainnya, mereka menggabungkan layanan KPM dan mematuhi peraturan kebersihan untuk menghindari antrian. Dan penuh sesak .—————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————-————————————————————————————————————————————— Untuk penyandang cacat, manula, pasien, dan KPM di lokasi KPM jauh dari lokasi pembayaran, “katanya.

” PT Pos juga akan memperpanjang jam layanan dari pagi hingga sore (hingga malam). Bahkan pada hari libur, kami selalu terbuka untuk layanan. “

— Memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan kelurahan TKSK, unsur-unsur lembaga sosial (organisasi pemuda, Hansip, dll.), Pemerintah daerah dan lembaga keamanan (Polri dan TNI). Dia mengatakan:” Terutama dengan TNI, Kami bekerja dengan operator tambahan. “Selain Ihwan Sutardiyanta yang menghadiri konferensi pers Direktur Hubungan Kelembagaan Sis Apik Wijayanto. (*)

Tinggalkan Balasan