2020-10-30 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Kemaritiman secara resmi mengakhiri kegiatan pelatihan pilot navigasi Angkatan Keempat pada tahun 2020 yang sebenarnya sedang berlangsung.

Di akhir pelatihan ini, 30 orang mengikuti kegiatan PT. Pelabuhan Indonesia (persero) Saya memiliki hingga 10 (sepuluh) peserta dan PT. Pelabuhan Indonesia (persero) III memiliki paling sedikit 20 (dua puluh) peserta, semua peserta dinyatakan telah lewat. Yohsua PSI Antonie mengatakan tujuan pelatihan pilot navigasi dalam yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Angkutan Laut adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang handal, kompeten dan profesional serta untuk menjaga harkat dan martabat bangsa dan negara. Indonesia adalah pemandu dan bisa melakukan layanan navigasi di laut. Secara umum khususnya jasa mengemudi di Selat Malaka dan Singapura serta penyiapan jasa mengemudi di TSS data Selat dan Selat Lombok.

Bersamaan dengan itu, dalam laporan penutupan kegiatan di Selat Malaka dan Lombok, Patrick Pardede, Departemen Utama Sumber Daya Manusia, Kartografi dan Perilaku Angkatan Laut, Bantuan dan Infrastruktur Infrastruktur, menyatakan bahwa mulai Juli 2020 Dari tanggal 15 hingga Agustus, 41 hari (empat puluh hari) telah dilaksanakan untuk melaksanakan pelatihan pilot tingkat keempat tahun 2020 pada 24 Desember 2020, termasuk 30 hari (30 hari) penerimaan di kampus PT 1 , Studi teoritis dan evaluasi. Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT.PMLI), melaksanakan 4 (empat) hari praktek simulasi di Balai Diklat Transportasi Laut (BP2TL) Kementerian Perhubungan dan Perkapalan, dan dilaksanakan 7 (tujuh) hari di perairan panduan untuk kotamadya Dan Tanjung Balai Karimun, kantor wilayah otoritas tingkat pertama.

Untuk referensi Anda, orientasi adalah kegiatan pemandu yang membantu memberikan nasihat dan bimbingan kepada kapten di pelabuhan, perairan setempat dan saluran air, sehingga navigasi bisa aman Untuk melanjutkan secara tertib untuk memastikan keselamatan navigasi dan melindungi lingkungan laut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Direktur Jawatan Kota dan otoritas pelabuhan tingkat pertama Tanjung Balai Karimun dan jajarannya, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Batam dan General Manager Tanjung Balai Karimun Branc, mereka bersedia mengucapkan Patrick : “Saya akan menerima, membimbing dan memimpin serta memberikan pendampingan kepada peserta pelatihan berlayar tahun keempat iv 2020, sambil beralih ke perairan di kawasan Batam-Tanjung Balai Karimun dan sekitarnya untuk berlatih naik perahu”. Terima kasih kepada PT.PMLI Pimpinan dari, beliau bekerja dengan Administrasi Umum Kelautan untuk berhasil melaksanakan acara pelatihan pilot navigasi maritim keempat pada tahun 2020. Saya berharap dapat berpartisipasi dalam pelatihan ini sehingga Anda dapat memberikan layanan yang luar biasa semaksimal mungkin saat kembali bekerja. Gunakan dan terapkan pengetahuan yang telah Anda peroleh dan peroleh dalam pelatihan ini. Patrick menyimpulkan: “Antusiasme untuk mengoperasikan kapal tanpa kecelakaan.”

Tinggalkan Balasan