2020-10-30 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Guna memajukan pembangunan ekonomi kerakyatan dengan cepat, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) mengusulkan lima tahapan pembukaan tatanan kehidupan baru (new normal) di bidang perdagangan. Kegiatan usaha khususnya di kawasan komersial alat roda ekonomi nasional bergerak, yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2020 melalui penerapan perjanjian sanitasi yang ketat dan komprehensif. Sekarang mulailah bersiap. Kementerian Perdagangan telah merumuskan exit strategy COVID-19 melalui kegiatan komersial. Tahapan tersebut meliputi lima tahapan, dengan persyaratan berbeda-beda tergantung tingkat kerentanan terhadap potensi penyebaran COVID-19, ” ujar Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai menerima ketua dan kelompok kerja COVID-19 dari DPR RI Kementerian Perdagangan. Sebuah pusat bisnis yang dibangun pada Jumat sore (29/5). .

Kunjungan Pokja COVID-19 DPR RI ke Kementerian Perdagangan dalam rangka silaturahim Idul Fitri 1441 H. dari Departemen Perdagangan RI. Jerry Sambuaga, Wakil Menteri Perdagangan didampingi Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Oke Nurwan, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Perdagangan Dalam Negeri Suhan Dirjen Suhanto, Indrasari Wisnu Wardhana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Srie Agustina, Inspektur Jenderal Kementerian Riset Bisnis, Presiden Institut Riset Bisnis Kasan Muhri, Tjahya Wijayanti, Kepala Perdagangan Berjangka Komoditi Pengawas, dan Ahli Menteri Perdagangan Arlinda Imbangjaya dan Sutriono Edi Tim dan Sugih Rahmansyah (Sugih Rahmansyah) Kantor Direktur dan Sekretaris Moga Simatupang Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional dan Direktur Humas Olvy Andrianita Kantor Kementerian Perdagangan. Fraksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Pokja COVID-19 DPR Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota, antara lain Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Panitia IX DPR RI, dan Andre Rosiade, anggota Panitia Gu D. RI, di antaranya Gus Nabil, Puti Pramathana Puspa Seruni Guntur Soekarno. Ini akan dicapai dengan secara bertahap membuka kegiatan perdagangan dan menerapkan prosedur sanitasi yang ketat, membatasi jam kerja dan kapasitas, menyesuaikan jumlah kunjungan dan membatasi waktu pergantian pengunjung, dan menyusun SOP di tempat perdagangan melalui (lima) langkah pengurangan risiko. Strategi ekspor COVID-19 dirumuskan oleh Kementerian Perdagangan. Kewaspadaan setiap tahapan pelaksanaan sebenarnya bergantung pada kondisi kawasan atau kawasan, dan memiliki parameter tingkat penyebaran tiap lokasi kegiatan atau kawasan, tingkat kedisiplinan masyarakat dan pelaku usaha, serta status penyiapannya. Tim evaluasi dan pemantauan yang dipimpin oleh kelompok kerja COVID-19 pusat dan daerah serta pemerintah. Kawasan

— Kegiatan komersial dapat dilakukan di kawasan hijau yang tingkat reproduksi virus Rt <1. Saat ini terdapat lebih dari 100 kawasan hijau di 8 provinsi (Aceh, Riau, Kalimantan Utala, Maluku Utala, Jambi, DKI Jakarta, Bali dan Kepulauan Riau). kota). Tingkat kepatuhan seluruh elemen perusahaan dalam pelaksanaan perjanjian kesehatan yang dilaksanakan. Kelompok kerja COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat menentukan status kawasan yang akan dinilai dan ditentukan.

Tinggalkan Balasan