2020-10-30 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Sebanyak 8 (delapan) kilometer awak nelayan. MITRA XXI berhasil dievakuasi ke tempat aman akibat tenggelamnya kapalnya yang beroperasi sekitar 23 mil sebelah utara Pulau Sinaboi di Riau.

Diketahui kedua korban terapung dari laut hingga dievakuasi dan ikan di kapal KM Kalimantan Leader dalam kondisi kesehatan dan keselamatan yang baik. Selain itu, semua personel diserahkan kepada patroli KN KPLP. Kalimasadha P-115 Kamis (24/9).

Kepala Korps Marinir II Tanjung Uban dan Pangkalan Penjaga Pantai (PLP) Kapten Shandian Handulf memberikan penjelasan menjelaskan kejadian tersebut Urutan kronologis. Handley mengungkapkan bahwa komandan KN itu diikuti. Kalimasadha P. 115 telah menerima informasi KM dari kapal. MITRA XXI tenggelam pada Rabu sore dan seluruh awak berhasil diselamatkan oleh KM. Leader Kalimantan (KN). Kalimasadha diperintahkan untuk segera mengevakuasi korban dari Pemimpin KM.Kalimantan. Selain itu, pesawat Lego ditambatkan pada posisi GPS 01 ° 02’759 “N / 103 ° 34’507” E.

“setelah berkoordinasi dengan VTS Batam untuk melacak kapal di perairan Selat Durian, Kapten Handry mengatakan,” Selain itu, Sekitar pukul 20.00, kapal Leader KM.Kalimantan terdeteksi di aplikasi MOCIS Trias Mitra. “Pada Kamis pagi (24/9), melewati Pulau Rupat Dumai. “, terangnya .

Sekitar pukul 07.00 WIB, 8 korban dievakuasi dari KM kapal dan dipindahkan. Pimpinan Kalimantan dipindahkan ke KN. Kalimasada selanjutnya, korban berada di bawah Batam. Dengan mobil. Setelah sampai di Batam, seluruh korban diserahkan ke Biro Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam untuk pemeriksaan pra medis – setelah proses evakuasi selesai, KN.Kalimasadha kembali ke Batu Ampar Batam selama KM. “, Kesimpulannya. Ini Handry.

Tinggalkan Balasan