2020-10-30 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Siaran pers Kementerian Desa dan Daerah Miskin serta Negara Imigrasi. Sejak Februari hingga Maret 2020, angkatan kerja pedesaan (PKTD) di 15.000 desa diuji untuk melawan kemiskinan, sehingga angka kemiskinan pedesaan turun 0,03% (Maret 2019 hingga 2019). Faktanya, penduduk miskin perkotaan meningkat 0,69%.

Saat ini, Surat Edaran Menteri Desa PDTT 15/2020 telah menjadikan PKTD sebagai motor penggerak pemulihan ekonomi pedesaan. Untuk tujuan ini, Anda dapat mengalihkan aktivitas Anda dari konstruksi bangunan ke pekerjaan produktif yang dapat dengan cepat mendatangkan manfaat, seperti menanam hasil pertanian, memelihara perikanan dan peternakan, serta memelihara aset. Digunakan untuk penyimpanan, pengolahan makanan, dan wisata pedesaan. Utamanya untuk petani-PKTD juga bertujuan untuk memodali Bumdes dan memberikan bantuan dana bagi petani, nelayan, penggembala dan pengusaha mikro di desa. -Sejak pembangunan ekonomi, potensi besar PKTD telah terbukti. Mendukung pembangunan Rp 2,31 triliun, pertanian dan penanaman Rp 240,37 miliar, pengelolaan limbah produksi Rp 159,81 miliar, dan pariwisata Rp 32,95 miliar. Diperkirakan akan memulihkan pengendalian kemiskinan sekaligus meningkatkan produksi pedesaan dan konsumsi rumah tangga. (*)

Tinggalkan Balasan