2020-10-30 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau seluruh pelaku usaha untuk bersinergi terus mempromosikan dan melaksanakan kesepakatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja masing-masing agar dapat terus menjaga produktivitas, keselamatan dan kesehatan kerja. Aktivitas ekonomi. -Menurut Ida Fauziyah, saat terjadi pandemi Covid-19, penting bagi wirausahawan dan pembelajar serta seluruh pemangku kepentingan di dunia usaha untuk menerapkan K3, terutama penerapan karir yang efektif dan efisien di semua tempat kerja. Tenaga penggerak di bidang kesehatan semakin meningkat.

“Colobaroas bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi upaya. Dampak pandemi Covid-19 dapat terlaksana dengan baik dan membutuhkan peran, kerjasama dan kolaborasi dari berbagai stakeholders / stakeholders K3,” Ai Kata Da Fazia dalam upacara pembukaan. Kuliah (webinar) di seminar skala kerja online Komisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (GO-DK3N). ), dengan tema “K3 Kunci Penting Keberlangsungan Usaha dan Perlindungan Pekerja / Pekerja di Bawah Normal Baru”, Dijakarta, Kamis (6/4/2020). Mewujudkan kelangsungan usaha dan perlindungan pekerja / pekerja dalam rangka pencegahan dan pelampauan Covid-19.

Namun, jika persyaratan K3 dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan merupakan implementasi dari budaya dan protokol serta standar pencegahan K3, diharapkan tempat kerja dapat terlindungi dari penyebaran Covid-19.

Selama ini Menaker Ida mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di perusahaan, rencana kelangsungan bisnis, penggunaan tindakan pencegahan Covid-19 agar dapat kembali bekerja dengan selamat; Dalam insiden Covid-19 yang relevan, pekerja dilindungi dengan memastikan keselamatan kecelakaan kerja (JKK); standar pengawasan diperkuat untuk mencegah penyebaran Covid-19; dan pemangku kepentingan K3 (DK3N, lembaga K3, universitas, tenaga kerja internasional Organisasi, BP Jamsostek, BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, SP / SB). Kesepakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perusahaan. Menaker Ida menyatakan kebijakan ini bertujuan untuk menjamin perlindungan pekerja dan kelangsungan usaha di era normal baru. -Menaker Ida mengatakan melalui kebijakan ini, perseroan harus mengembangkan tujuh rencana kelangsungan bisnis. Menerapkan perjanjian sanitasi dalam pelaksanaan kegiatan bisnis.

Tujuh rencana tersebut antara lain penentuan prioritas bisnis; penentuan risiko secara akurat; mitigasi risiko; penentuan tindakan respons terhadap dampak pandemi; merancang dan melaksanakan rencana keberlangsungan bisnis

Menteri Ida mencontohkan hal itu untuk memastikan terlaksananya pencegahan Covid -19 Perkembangan di tempat kerja dan implementasi rencana pencegahan kelangsungan bisnis, pengawas ketenagakerjaan akan menerapkan protokol dorongan dan pengawasan pekerjaan secara online atau secara langsung dengan mengadopsi metode keselamatan dan kesehatan kerja K3 dan protokol fungsional pengawas ketenagakerjaan K3. … “Sistem dan mekanisme kerja yang aman dan sehat mutlak diperlukan bagi pengawas ketenagakerjaan untuk menjalankan fungsinya guna mencegah penyebaran Covid-19. Penerapan K3 online tidak akan mengurangi fungsi pemerintah negara dalam perlindungan pekerja / buruh dan kelangsungan usaha, “Menteri Ida berkata. (*)

Tinggalkan Balasan