2020-10-29 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) sedang mengembangkan food estate seluas 164.598 hektare (ha) di Kalimantan Tengah (Kalimantan Tengah) untuk menjadikan Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan di masa depan. — Konsep pengembangan pangan ini akan mengintegrasikan tanaman pangan, berkebun, perkebunan dan ternak pada lahan yang sudah disediakan.

Kuntoro Boga Andri, Kepala Bidang Humas dan Penerangan Kementerian Pertanian, menjelaskan rencana taman gabah merupakan arahan Presiden Jokowi untuk mempersiapkan provinsi tengah Kalteng menjadi lumbung padi. Rencananya berbeda dengan sawah. Ketiga kementerian tersebut adalah Kementerian Pertanian, Kementerian PURP dan Kementerian Pertahanan. Oleh karena itu, setiap areal perlu dipetakan, dan kita kelompokkan bersama-sama, demikian pula untuk tanaman pangan, berkebun, perkebunan dan ternak di atas lahan tersebut. Karena itu, berbeda dengan sawah yang hanya menggunakan beras sebagai bahan bakunya, “kata Quintoro di Kantor Pusat Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis, 20/6/25. Perluasan seluas 79.142 hektare. Mulai tahun 2020, dengan pengembangan 30.000 hektare lahan intensifikasi. , Sebagai model pembentukan lapangan pangan modern berbasis masyarakat petani. Ha, “kata Quintoro. -Lahan ini merupakan rawa, termasuk rawa pasang surut dan rawa, dimana tanah mineralnya mendominasi tanah gambut. Gambut umumnya dangkal hingga sedang (kurang dari 1 m). Melalui pengelolaan lahan modern, produktivitas padi di daerah ini bisa mencapai 4 hingga 5 ton / ha. Ia mengatakan: “Lahan ini bisa dimanfaatkan secara optimal, dan tidak akan mengganggu jadwal tanam.” Hingga bisa diekspor. Meskipun Departemen PUPR telah berperan atau memberikan dukungan dalam pembangunan irigasi primer dan sekunder, irigasi tersier menjadi tanggung jawab Departemen Pertahanan.

“Peran serta Kementerian Pertahanan sangat berperan. Ini berperan dalam menggerakkan personel TNI. Ini mempercepat pertanian, penanaman, penyerapan gabah dan memiliki fungsi pengawasan yang kuat di lapangan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan