2020-10-29 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Aliansi Berjenjang Kemenpora harus menjadi fondasi yang kokoh bagi perkembangan pemain muda Indonesia.

Demikian pesan yang ditegaskan Menpora Zainudin Amali saat membuka Aliansi Berjenjang Kemenpora Virtual Kongkow dalam keadaan Senin (15/6) / 2020) Sore harinya, ruang rapat di lantai 9 Kemenpora, Jakarta.

Raden Isnanta, perwakilan dari budaya olahraga, dan staf penuh waktu pengembangan dan realisasi olahraga Mahfudin Nigara juga menghadiri acara tersebut. — Dulu, Menpora berterima kasih kepada seluruh peserta. Hingga saat ini masih menjadi tempat untuk memimpin semua level liga Kemenpora. Beranggotakan operator pusat U-12, U-14, U-16, U-17 perempuan, U-21 dan 34 koordinator provinsi atau regional di berbagai tingkatan. Dear bapak ibu sekalian yang berpartisipasi dalam acara ini, ”ujarnya,

Dalam acara tersebut Menppola mengatakan bahwa Kaimenpola memiliki pelatih multi level league dan akan beroperasi secara reguler .— – “Kedepannya, Menteri Pemuda dan Olahraga menyampaikan bahwa liga Kemenpora ini akan“ kita perkuat kekuatan kita lagi karena kita punya “Perpres Percepatan Sepak Bola Nasional”, yang menjadi landasan kokoh bagi perkembangan sepak bola nasional. Ia, tanpa pengawasan anak-anak muda, mustahil bisa mendapatkan bakat-bakat luar biasa di sepakbola Indonesia.

“Kita perlu fokus pada perkembangan anak-anak muda. Kita telah meletakkan fondasi untuk suksesnya perkembangan semua cabang olahraga. Kita bersyukur dan bersyukur. Di saat yang sama, kita memiliki harapan yang tinggi untuk semua peserta dan berharap agar mereka dapat mendorong dan berkembang sejak dini. Sepak bola kami. “-Menpora berharap bahwa di bawah bimbingan calon presiden negara, pelatihan sepak bola bisa lebih baik lagi. – “Tujuan terakhir kami adalah membentuk tim nasional yang kuat, dan itu berasal dari bakat-bakat muda kami. Saya berharap para pemain kami akan mendominasi semua klub di La Liga 1 dan La Liga 2, dan tidak menghentikan penduduk setempat dengan cara lain. Kesempatan pemain untuk tampil. Di tim inti, ”ujar menteri kelahiran Gorontalo itu. (*)

Tinggalkan Balasan