2020-10-29 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan terus berupaya mendukung program pemerintah yang bertujuan mengurangi kemiskinan dengan meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung konektivitas kawasan timur Indonesia dan kawasan 3TP (terjauh, terpencil, perairan dalam, perbatasan), Integrasi dan kesetaraan. -Beberapa upaya di bidang angkutan laut antara lain pelaksanaan program angkutan jalan laut, angkutan perintis dan angkutan ternak.

Dalam proses pelaksanaannya, pemerintah memberikan bantuan berupa subsidi melalui Kementerian Perhubungan untuk pelaksanaan tol laut, kapal perintis dan pemeliharaan sapi, serta memberikan subsidi berupa subsidi operasi, subsidi peti kemas dan angkutan barang. – –Pada tahun 2020, diharapkan akan ada 26 (26) kapal barang berbayar yang akan melayani 26 (26) trayek (dua puluh) di 100 (seratus) pelabuhan di 20 (70) 20 negara bagian / kota. Provinsi Indonesia.

Menurut Kapten Antoni Arif Priadi, Direktur Departemen Perhubungan dan Angkutan Laut Kementerian Perhubungan, terdapat 26 (26) kapal, termasuk 14 (14) kapal Dari kapal milik negara tersebut, 5 (lima) buah kapal milik PT. Pelni, PT (5 kapal) (lima kapal). ASDP, dan 2 (dua) kapal pribadi. Pada saat yang sama, dari 26 (dua puluh enam) trayek yang dialokasikan, 20 (dua puluh) trayeknya dialokasikan trayeknya, termasuk 8 (delapan) trayek yang dialokasikan untuk PT. Pelni, ada 7 (tujuh) rute menuju PT. ASDP dan 5 (lima) rute menuju PT. Jakarta.

“Enam rute lainnya dilakukan melalui mekanisme lelang publik untuk perusahaan angkutan swasta, dan 5 di antaranya sudah dilelang,” jelas Antoni. apa yang dia katakan. Karena tidak ada jenis transportasi lain (darat dan udara) di kawasan tersebut, maka masih menjadi sarana transportasi laut yang sangat andal bagi masyarakat pulau terpencil, perbatasan, terluar dan perbatasan (3TP). Akan terganggu. Kapal perintis bisa mengangkut hingga 500 orang dan menghubungkan pulau-pulau berperingkat 3TP dengan pelabuhan yang lebih besar, ”jelasnya. -Anthony menjelaskan, hingga saat ini terdapat 110 (116) kapal perintis yang melayani 110 (110) pasukan. Rute, menelepon di 466 (466) call port (171 (1161))) 28 (dua puluh delapan) provinsi / kota di Indonesia.

Selain itu, untuk mengangkut penumpang ke dok atau kedalaman saluran Untuk pelabuhan dangkal, Departemen Perhubungan AS saat ini memberikan subsidi kepada 20 (dua puluh delapan) unit Kapal Rede yang dioperasikan oleh PT. Pelni akan melewati 18 (delapan belas) wilayah / kota di 11 (sebelas) provinsi di Indonesia, Melayani 20 (dua puluh) rute, menuju ke 28 (dua puluh delapan) port panggilan.

Tinggalkan Balasan