2020-10-28 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Magelang-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan telah memperoleh data gelombang kedua atau kedua dari 3 juta calon penerima bantuan upah / upah subsidi (BSU) BPJS Ketenagakerjaan. Dari BPJS Ketenagakerjaan, diperoleh data 3 juta calon pendamping subsidi upah / upah. Kita harapkan bisa dibayar minggu ini juga, “kata Menteri Tenaga Kerja Ida di Magelang, Jawa Tengah, Selasa. Total target penerima BSU adalah 15,70 juta. Tahap pertama 2,5 juta, baru kita kalikan dengan step 2. 3 juta. Dia berharap semakin banyak teman yang mendapat transfer dari pemerintah. Katanya. Setelah itu kami kirimkan ke KPPN. Uang tersebut akan ditransfer langsung dari KPPN ke penerbit program subsidi gaji H Bank IMBARA (Nasional Banking Association). Dari HIMBARA Bank akan langsung ditransfer ke rekening pekerja penerima program ”jelasnya. -Namun Menaker Ida mengatakan: Pada gelombang pertama, beberapa pekerja mengirimkan nomor yang sudah tidak aktif. Menurutnya, hal tersebut sangat menyulitkan pihaknya. Menaker Ida mewajibkan pekerja untuk memastikan akunnya aktif dan tidak mengirimkan dua akun.Perusahaan harus berkomunikasi dengan karyawan untuk mengirimkan akun yang masih aktif.

Setelah mengecek ulang 3 juta data pada tahap kedua pendistribusian BSU, Ida menanyakan calon penerima BSU. Penerima ini sudah menyerahkan nomor rekeningnya dan memenuhi syarat, tapi saya belum terima transfer dari pemerintah , Jadi harap bersabar. Dia menjelaskan: “Teman-teman saya sudah mengajukan akun yang masih berlaku. Selama sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, atau memenuhi persyaratan yang ditentukan, tinggal menunggu waktu saja.” (*)

Tinggalkan Balasan