2020-10-28 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Guna memulihkan aktivitas perekonomian negara dan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 untuk mencapai kelangsungan bisnis, Kementerian Ketenagakerjaan meminta perusahaan untuk merencanakan model kerja dan menerapkan prosedur kesehatan untuk mencegah Covid-19.

Semua perusahaan dihimbau untuk mengembangkan rencana kerja yang fleksibel berdasarkan kondisi proses produksinya.

Termasuk meminta perusahaan untuk menyesuaikan jam kerja dalam situasi yang tidak stabil ini. — “Setiap perusahaan harus membangun model pengelompokan pekerja / pekerja ke dalam kelompok untuk mengurangi risiko berkumpulnya orang ketika mereka meninggalkan pekerjaan dan kembali bekerja. Pilihan pekerja / pekerja untuk menggunakan transportasi umum di stasiun, dermaga dan halte / terminal bus Itu juga menjadi pertimbangan, ”kata Soes Hindharno, Kepala Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (15/6/2020).

Seuss mengatakan, pihaknya juga mengimbau perusahaan dan pekerja untuk terus terlibat dalam dialog sosial yang mendalam dan menjaga hubungan ketenagakerjaan dalam proses adaptasi lingkungan kerja dengan kebiasaan baru.

“Semua perusahaan harus segera menentukan kebutuhan tiap unit / departemen. Barang / kombinasi sesuai kepentingannya dalam proses produksi.” Ujarnya. Soes menambahkan, dalam melaksanakan rencana kerja dan kesepakatan pencegahan penyebaran COVID-19, perusahaan dapat mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja M / 7 /. AS.02.02 / V / 2020, perihal penanggulangan Penyakit Coronavirus 2019. Rencana keberlangsungan bisnis pandemi (Covid-19).

Instruksi lain, kesepakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perusahaan dan Ketua SE akan menerbitkan Kelompok Kerja Pelaksana No. 8/2020 dan peraturan pemerintah daerah untuk Tindak lanjut SE. (*)

Tinggalkan Balasan