2020-10-27 |  Kilas Kementerian

Medan TRIBUNNEWS.COM-Guna mempercepat penanganan pandemi COVID-19, Direktorat Jenderal Perlindungan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK mendukung lembaga konservasi dalam penanganan hewan.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan ditutupnya lembaga perlindungan, yang berdampak pada penurunan pendapatan pengelola, terutama pendapatan dari makanan dan obat-obatan yang digunakan untuk hewan di organisasi perlindungan .

Dukungan ini telah diberikan Ini termasuk menjangkau dua (dua) organisasi pelestarian alam melalui Balai KSDA di Sumatera Utara, yaitu Kebun Binatang Taman Marg Satwa Medan dan Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan. — “Kami mengumpulkan data dari organisasi konservasi alam di bawah kepemimpinan kami, dan data ini terpengaruh. Presiden berkata:” Karena pandemi COVID-19, pakan ternak dan dukungan penanganan obat diperlukan. Pusat KSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi saat Bantuan Token pada Rabu (02 September 2020) .

––––––––––– Tentang membawa bantuan ke Tamanmarga Satwa Medan Suplai makanan kebun binatang senilai 70 juta rupiah), perusahaan diterima langsung oleh pimpinan perusahaan daerah (PD) Bina Kota Medan dan menempatkan Rama Alkhari (Rama Alkhari) .- Baik makanan maupun Bantuan medis diberikan dalam bentuk bantuan medis kepada Yayasan Bodhicitta Mandala Medan untuk membantu Penangkaran Harimau Barumun senilai Rp. Jondi, Pimpinan yayasan, Jondi, menerima £ 20 juta.

“Kepada organisasi yang dilindungi yang terdampak COVID-19 Tujuan pemberian makanan dan obat-obatan kepada hewan adalah untuk menjamin kelangsungan hidup dan kesejahteraan hewan dalam organisasi perlindungan, ”Hotmauli .

Hotmauli menjelaskan lebih detail, bantuan mengacu pada nomor Dirjen KSDAE tanggal 30 April 2020 Peraturan P.1 / KSDAE / KKH / KSA.2 // 4/2020 mengatur bahwa pangan untuk hewan dan obat hewan harus dibeli di lembaga perlindungan yang terkena dampak COVID-19 .

“Dari segi jumlah bantuan , Yang relatif rendah. Meski demikian, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Kebun Binatang Medan dan Yayasan Medan Bodhi Mandala. Kata Hotmauli dalam sambutannya, PD membantu pengelola. Pembangunan Perkotaan Medan Putrama Alkhairi menyampaikan rasa terima kasih kepada Balai KSDA Sumatera Utara dalam sambutannya, dan memanfaatkan hal ini sebagai peringatan dan dijadikan sebagai motivasi untuk meningkatkan kesejahteraan hewan. Bapak Jondi dari Yayasan Bodhicitta Persamuhan Mandala Medan juga mengucapkan terima kasih kepada Balai KSDA di Sumatera Utara atas bantuannya dan berjanji akan menggunakan dan mengelola bantuan ini seefektif mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan hewan Cagar Harimau Barumun. Sebagai lembaga perlindungan, Dinas Kehutanan Sumut, Balai Taman Nasional Guunung Leuser, Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ural, Balai Pengelolaan DAS Wampu Sei Ural, Hutan Produksi Kabupaten Medan II, tamu masyarakat BPKH Medan I dan tamu dengan kehutanan farmasi dan Kemitraan lingkungan juga berpartisipasi. Wilayah Sumatera dan media.

Lembaga perlindungan adalah lembaga yang bergerak di bidang perlindungan hewan dan tumbuhan liar yang berbentuk lembaga pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat, serta dikelola dalam bentuk lembaga pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat. KSDAE Departemen LHK. (*)

Tinggalkan Balasan