2020-10-27 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Mengajak Agen Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan Administrasi Umum Angkutan Laut untuk melakukan pelaporan keuangan secara transparan dan bertanggung jawab, serta meningkatkan daya serap anggaran 2020 dengan tetap mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Direktur Biro Pelayaran R. Agus H Purnomo mengumumkan kegiatan pencerahan atau pembaharuan (KPA) para agen pengguna anggaran pada Rapat Direksi Biro Pelayaran 2020 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (9/8/2020). — Menurut Dirjen Agus, meski pemerintah masih menghadapi masa yang sangat sulit akibat imbas pandemi Covid-19, pimpinan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Perhubungan meyakini hal itu, termasuk pelayaran Sektor transportasi belum mampu memastikan operasi ekonomi dan menjaga pasokan logistik di seluruh pelosok Indonesia.

“Untuk itu, penggunaan anggaran APBN adalah untuk menunjang kesejahteraan dan pertumbuhan masyarakat, maka dari itu kita harus terus melaksanakan perekonomian dengan memanfaatkan anggaran secara penuh. Jika masih ada kegiatan yang dirasa tidak perlu, kita harus segera merealokasi anggaran tersebut agar Lebih bermanfaat bagi masyarakat. Anggaran (KPA) juga harus memberi perhatian khusus pada kegiatan penerimaan negara bukan pajak. (PNBP).

Oleh karena itu, Dirjen Agus (Agus) meminta seluruh jajaran Tata Usaha Angkutan Laut, khususnya KPA, bekerja keras untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dengan mendukung keuntungan berprinsip.

“Kita masih punya waktu sekitar empat (empat) bulan. Semua kegiatan yang terjadwal harus dilaksanakan dengan segera dan cepat, namun tetap harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Argus. -Sementara itu, Andi Hartono, Direktur Administrasi Umum Angkutan Laut, dalam laporannya menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan pelatihan ulang KPA di lingkungan Administrasi Umum Hubungan Sipil dan Maritim adalah untuk meningkatkan pelaksanaan anggaran tahun 2020. Transportasi, termasuk peningkatan penyerapan anggaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seperti halnya “Anggaran 2020” yang diserap KPA, hal lain yang harus dilakukan untuk meningkatkan kinerja adalah dengan menggunakan teknologi informasi dalam proses pelaksanaan anggaran, termasuk pelaporan keuangan melalui aplikasi online. e .

“Agen Pengguna Anggaran (KPA) harus membiasakan proses bisnis dengan teknologi. Tujuan penggunaan aplikasi tentunya untuk memudahkan proses lelang dan penyusunan laporan keuangan agar organisasi sistematis,” kata Andy. Baik dan optimal.

Sebagai referensi, acara pencerahan KPA 2020 Tata Usaha Angkutan Laut dilaksanakan pada 8 September 2020. Di Hotel Butik Emas Jakarta kategorinya 100 (seratus) KPA Administrasi Umum Angkutan Laut, kategorinya adalah kapitalisasi tertinggi, PNBP tertinggi, dan belanja modal tertinggi. (*)

Tinggalkan Balasan