2020-10-27 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan kembali mempertahankan landasan uji bimbingan elektronik (e-Pilotage) melalui Administrasi Umum Angkutan Laut.

Stand tes e-Pilotage yang saat ini diadakan di perairan Benoa adalah seri di Zona Navigasi Kelas I Tanjung Priok (VTS Tanjung Priok), Zona Navigasi Kelas I Tanjung Pinang (VTS Center Batam) dan Zona Navigasi Kelas III Tarakan ( Implementasi terbaru di VTS Tarakan) atau implementasi keempat sebelumnya dilaksanakan). -Untuk meningkatkan keselamatan maritim dan pelayanan perlindungan lingkungan di perairan Indonesia, Administrasi Maritim telah merumuskan quick win plan untuk mendirikan bangku uji atau pilot pilot guna mengoptimalkan penggunaan wilayah navigasi di stasiun-stasiun Vessel Traffic Service (VTS) Indonesia. — Dirjen Angkutan Laut dalam sambutannya oleh Arif Toha, Sekretaris Jenderal Dirjen Perhubungan Laut, Torat, bahwa test bed e-Pilotage terbaru untuk implementasi keempat seri tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan masukan. Evaluasi untuk mempersiapkan sarana, prasarana, dan regulasi untuk rencana pelaksanaan penggerak elektronik berdasarkan berbagai karakteristik. Jalur transportasi dan pelayaran yang berdedikasi, dan memainkan peran stasiun VTS untuk memantau kapal.

“Seperti kita ketahui bersama, Pelabuhan Benoa dirancang sebagai pusat pelayaran atau tujuan wisata utama, dan dianggap salah satunya. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung Bali sebagai tujuan utama, kami dapat meningkatkan pelayanan terhadap kapal khususnya Itu kan jasa cruise menuju pelabuhan Benoa. Tentu saja, kehadiran informasi elektronik bisa menambah pernyataan Arif. Saat benar-benar muncul di bangku tes elektronik, Arif berkata: “Dia lebih merasakan lagi kunjungan perusahaan angkutan ke Benoa. Keamanan. “Jumat (17/7/2020) pilotage di Pelabuhan Benoa Bali. Terkadang operator kapal pesiar sudah mendapat informasi grafik elektronik di Benoa, dan informasi tersebut harus terus diupdate.

” Sekarang kita harus bersiap, feed sudah disiapkan, dan sekarang ada test bed e-Pilotage. Semoga hal ini membuat para operator kapal pesiar khususnya operator kapal pesiar merasa lebih aman saat berkunjung ke Benoa, dan upaya bersama kita akan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa agar kita dapat mengawali perekonomian yang saat ini sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19. . . Katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Departemen Navigasi Henki Ankasawan dalam laporannya menyatakan bahwa sesuai dengan petunjuk Direktur Angkutan Laut pihaknya juga akan menyiapkan infrastruktur terkait, termasuk backup system dan sumber daya manusia, sehingga bisa Operasikan VTS ini agar layanan navigasi terkait peningkatan keamanan navigasi keempat (empat) port tersebut dapat dijalankan dengan baik.

Pada tiga bangku tes e-Pilotage sebelumnya, Hengki mengatakan bangku tes berjalan dengan baik.

Tinggalkan Balasan