2020-10-27 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla) DKI Jakarta untuk berkoordinasi dan berbagi informasi (17/6) di kantor Kementerian Perhubungan DKI Jakarta. -R Agus H. Purnomo, Dirjen Perhubungan Laut, diwawancarai langsung oleh Kepala Pusat Informasi dan Informasi TNI Angkatan Darat, Laksamana Pertama Andy Abdul Aziz, dan 8 orang rekrutan. (KPLP) Ahmad berharap kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi sehingga kedepannya dapat saling menguntungkan dan memiliki nilai tambah. Kata Panglima Tertinggi Argus.

Kali ini, Hengki Angkasawan, Direktur Navigasi menjelaskan tentang tanggung jawab dan tanggung jawab Administrasi Umum Navigasi, termasuk bagaimana menata jalur air dan jalur perairan pelabuhan untuk memastikan keselamatan navigasi. Itu dapat dipantau melalui Pusat Komando Korps Marinir (MCC) atau database kapal sehingga kami dapat menggunakan informasi satu sama lain. Kata Hengki.

Selain itu, Hengki juga menjelaskan persiapan upgrade. TSS dilaksanakan di negara bagian dan Selat Lombok. -Direktur KPLP Ahmad menjelaskan tugas pokok dan tugas pimpinan KPLP Fungsinya, serta pelaksanaan pengawasan dan penegakan hukum departemen maritim, termasuk pengawasan dan dukungan personel KPLP dan armada patroli. Ia menambahkan. “Hal-hal baik bisa dicapai.

Menurut Laksamana Andy Abdul Aziz, Kepala Badan Penerangan dan Penerangan Nasional Indonesia, pihaknya akan bekerja sama dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait termasuk Administrasi Umum Perhubungan. Oleh karena itu, semoga konferensi ini dapat menjadi wadah untuk saling berbagi dan mendapatkan masukan.

Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal Infomar TNI Laut (P) Kolonel Arif Badrudin menjelaskan pengawasan kondisi perairan Indonesia secara keseluruhan dan yurisdiksi nasional. Dengan bantuan tinjauan Pusinfomar, lingkungan strategis, pemantauan dan analisis TNI Pusinfomar terhadap kondisi abnormal kapal di wilayah perairan Indonesia dan tantangan ke depan.

Ia berharap kedepannya dapat bekerjasama dengan Administrasi Umum Perhubungan khususnya dalam berbagi informasi, update data, perizinan masuk bagi WNA yang akan masuk ke pelabuhan Indonesia, dan konfirmasi data area n kapal yang diduga melakukan tindakan abnormal di perairan Indonesia. kapal.

Usai pertemuan, Pusinfomar TNI berkesempatan melakukan peninjauan di Marine Command Center (MCC) yang berada di Kantor Administrasi Umum Kemenhub Hubla di Kalsa. Gedung Kata-kata kasar ai 4 Jakarta. (*)

Tinggalkan Balasan