2020-10-26 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas otorisasi masyarakat, serta melaksanakan kegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat, Kementerian Perhubungan melalui Kantor Administrasi Umum Angkutan Laut Kantor Pengelola Pelabuhan Tersier (UPP) Lembang melibatkan masyarakat sekitar dalam penyelenggaraan padat karya. Peran rencana tipe. Bekerja di dalam Kementerian Transportasi.

Sebanyak 69 peserta padat karya turut serta, antara lain karyawan UPP tersier Rembang, PPNPM, mitra kerja dan masyarakat sekitar Pelabuhan Rembang. Namun, setelah Menteri Perhubungan mengeluarkan peraturan nomor PM, pelaksanaannya selalu mengutamakan dan memperhatikan tata cara sanitasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 .

. Keputusan Nomor 73 Tahun 2018 tentang Bagaimana Penataan Rencana Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan, dan Pemberitahuan Direktur Jenderal Kelautan SE 15 Tahun 2020 tentang Penerapan Rencana Padat Karya di Bidang Administrasi Umum Angkutan Laut. “UPP Rembang Karyanya,” ucap Di Miyati. “Diharapkan dengan melibatkan masyarakat dalam program padat karya, kita berharap dapat membantu meningkatkan infrastruktur, sekaligus membantu mengurangi pengangguran, mengembangkan kegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat, dan tentunya juga membina Rasa solidaritas dan gotong royong, kerjasama pemerintah dan partisipasi masyarakat. “Kata Dimiyati.

Kegiatan padat karya yang dilakukan di kantor UPP III Rembang antara lain mengecat pagar pekarangan, memperbaiki lorong-lorong yang melewati kantor, dan membersihkan lingkungan. Dimiyati menyimpulkan:“ Saya berharap kerja ini lebih intensif. Kegiatan Rembang dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar kantor UPP III di Rembang, khususnya pada saat pandemi Covid-19 yang melanda kita semua “. (*)

Tinggalkan Balasan