2020-10-26 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Kelautan dan Penjaga Pantai (KPLP) kembali menyelenggarakan sosialisasi kegiatan keselamatan navigasi pada tahun 2020 sebagai bagian dari Safety and Health Campaign 2020 untuk disalurkan kepada masyarakat di sekitar pelabuhan Pasir Putih Tanjong. Peralatan keamanan dan peralatan medis. Banten Tangerang (1/10) Kamis, bakti sosial yang digelar di kawasan Karangantu (UPP) Unit Pengelola Pelabuhan untuk kedua kalinya sejak Agustus tahun lalu. Kejadian itu juga terjadi di Tangerang Citus. .

Menurut Direktur Marine Guard and Coast yang diwakili oleh Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Zulistian mengatakan pelaksanaan sosialisasi semacam ini merupakan bentuk konkrit dari sosialisasi ini. Mengawasi tanggung jawab dan fungsi pimpinan KPLP, dan mengawasi persyaratan keselamatan transportasi di perairan, pelabuhan dan lingkungan laut. Menurut Pasal 17 Undang-Undang Nomor 2008 tentang Angkutan Laut, Administrasi Umum Angkutan Laut, melalui Biro Perlindungan Laut dan Pesisir, bertanggung jawab untuk memberikan nasehat dan pengawasan atas kepatuhan terhadap persyaratan jaminan keselamatan untuk semua kapal yang beroperasi.

“” Semua kapal, termasuk kapal berkapasitas besar yang digunakan untuk pelayaran perdagangan, dan kapal kecil atau kapal tradisional yang digunakan sebagai alat transportasi masyarakat, seperti kapal yang beroperasi di Tanjung Brazil, harus mematuhi peraturan keselamatan. -Dalam hal ini yang sosialisasi keselamatan navigasi adalah masyarakat. Dalam sosialisasi ini, Direktur Biro Perlindungan Laut dan Pesisir memberikan bantuan gratis atau gratis kepada awak kapal. Tangerang, Tanjung Pasir (Tanjung Pasir) Masyarakat laut dan nelayan di sekitar pelabuhan muncul dalam bentuk alat keselamatan kapal dan alat kesehatan untuk memenuhi kesepakatan terkait.Kesehatan n COVID-19 memberikan bantuan kepada warga Pelabuhan Tanjong Pasar berupa alat keselamatan kapal, diantaranya 100 buah Jaket pelampung, 100 pelampung dan 750 masker, serta 100 stiker pengaman transportasi yang berisi informasi Pernyataan di Posko Pengendalian dan Operasi.Selain itu, diserahkan pula 2 unit heat gun untuk mencegah COVID-19 di area pelabuhan tg.pasir. (Wilayah kerja Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Kalangandu) tersebar. Pimpinan juga menyatakan bahwa “selain menyelenggarakan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar keselamatan navigasi diperlukan, kali ini juga diminta penyelenggaraan sosialisasi keselamatan laut, dan menyerukan Masyarakat senantiasa menjalankan aktivitas sehari-hari sesuai dengan “Konvensi”. Menyesuaikan dengan kebiasaan baru berdasarkan perjanjian kesehatan COVID-19 yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak atau menjaga jarak dengan masyarakat, serta sering cuci tangan pakai sabun dan cuci dengan air ledeng. Transportasi oleh Administrasi Umum Angkutan Laut Keselamatan dapat terus memberikan nilai positif dalam industri maritim dengan meningkatkan kesadaran dan menanamkan budaya akan pentingnya menjaga keselamatan maritim. Memanfaatkan jasa untuk masyarakat dan nelayan serta operator jasa transportasi laut.

“Kita ingin semua lapisan masyarakat Secara khusus, kawasan pelabuhan Tanjong Bajie di Tangerang dapat secara konsisten bersinergi untuk mencapai keselamatan dan keamanan transportasi laut dengan terus melaksanakan protokol. Perawatan kesehatan COVID-19. ”

Informasi lebih lanjut silahkan saksikan Social Maritime Safety Event yang diselenggarakan oleh Administrasi Umum Angkutan Laut tahun 2020, Administrasi Umum Pelabuhan Tanjung Basil Tangerang Penjaga Laut dan Pantai, termasuk Kelas III (UPP) Karan Kepala Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Gandu dan Kepala TNI AL menempatkan Kepala Desa Tg Pasir dan Pengusaha Angkutan Laut Populer di Pelabuhan Tanjung Pasir Wilayah Kerja Pelabuhan Tanjung Pasir Dan para nelayan. (*)

Tinggalkan Balasan