2020-10-26 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Sesmenpora Gatot S Dewa Broto merekomendasikan Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki pagu indikatif tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.778.129.600.000 dibandingkan dengan batas atas indikatif sebelumnya sebesar Rp2.000 270.668.000.Oleh karena itu, direkomendasikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga tahun 2021 Total nilai bantuan teknis adalah Rp 3.778.400.268.000. Pejabat eselon I Kementerian Pemuda dan Olahraga membahas usulan batas atas indikatif pada sidang (RDP) terkait pendalaman RKA K / L dan RKP. Diputuskan untuk menetapkan target dan unit cost setiap rencana dan kegiatan dalam RAPBN 2021, dan menempatkannya di ruang rapat Komite X XPR RI, ruang rapat Komite X XPR RI, dan gedung Nusantara I di Jakarta. “Sesuai surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN No. 8 S-376 / MK.02 / 2020 dan B-310 / M.PPN / D.8 / PP.04.02 / 05/2020 relevan dan indikatif pada Mei 2020. Kapitalisasi belanja K / L. Untuk tahun anggaran 2021, kapitalisasi indikatif TA 2021 tidak memiliki dana yang cukup atau tidak masuk dana, ”kata Sesmenpora, Selasa (30/6/2020) malam. Ia berharap bersama Hetifah Sjaifudian, ketua panitia X DPR RI, Syaiful Huda, ketua panitia X DPR RI lainnya, dan Abdul Fikri Faqih, wakil ketua panitia X DPR RI, serta anggota panitia X DPR RI lainnya, kita bisa mengupayakan lebih banyak anggaran melalui Badan Anggaran DPR RI. Dan termasuk dalam batas anggaran. Pada saat yang sama) pada tahun fiskal 2021. “Indikatif batas atas adalah Rs 2 triliun. Kami mengusulkan untuk menaikkannya sebesar Rs 1,7 triliun. Di sana akan dibahas di sana apakah akan menyetujui harga Rs 1,7 triliun atau lebih rendah,” kata Sesmenpora. Prinsipnya, Pansus X DPR RI menyetujui rekomendasi indikatif Kemenpora 2021 dengan pagu kredit maksimal Rp 1,7 triliun. Petikan ringkasan rapat DPR RI Hetifah Sjaifudian. (*)

Tinggalkan Balasan