2020-10-26 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diklat) membuka akun channel YouTube bernama Wikan-Sakarinto pada 28 September 2020.

Menurut Dr. Wikan Sakarinto, Direktur Jenderal Profesi. Saluran YouTube merupakan saluran komunikasi yang dapat digunakan oleh masyarakat luas, termasuk kalangan industri, untuk berbagi fakta dan informasi yang menggembirakan.

Yaitu akal sehat dan kebijakan strategis, serta berbagai rencana Link & Match yang telah dikeluarkan oleh Administrasi Umum Pendidikan Vokasi untuk memperkuat kursus dan pelatihan SMK, kampus dan lembaga profesi.

Baca: Wikan Sakarinto: Pak Jokowi berharap bisa melatih tenaga profesional untuk menyediakan SDM siap pakai – selain itu di channel juga memuat video Vlog tentang topik hangat dan isu-isu terkait pelatihan profesional, i informasi tentang acara-acara penting , Serta kerjasama dengan stakeholders dan pihak terkait untuk meningkatkan citra pelatihan vokasi. karinto, yang berisi sub-channel, dll .; 1) karir keren, 2) link and match, 3) Vlog, 4) kabar baik dari Indonesia, 5) film dan hiburan, 6) kerjasama dan 7) orang-orang dengan keluarga. Dirjen Pendidikan Vokasi di gedung menjelaskan bahwa akun YouTube tidak dimonetisasi, atau hanya digunakan sebagai saluran komunikasi bagi Dirjen Profesi untuk berinteraksi dengan seluruh komunitas secara online, ”jelas Dirjen Pendidikan Vokasi di gedung tersebut. Jakarta E Kemdikbud (28/09/2020) Sore. Di dalamnya juga terdapat beberapa video pendek berisi informasi sosial, seperti kampanye anti-bullying kampus, OSPEK, tips memilih rencana studi, tips belajar bagaimana mengurangi pengangguran, dll. Audiens atau target audiens berusia 13 tahun ke Pelajar 18 tahun, pelajar, orang tua, industri dan seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat. “Salah satu tujuannya adalah meningkatkan kepercayaan generasi muda dalam memilih pendidikan vokasi sebagai jalan hidup, penuh semangat dan semangat, serta menantikan masa depan.

“Tentunya gaya videonya masih substansial, tapi tidak kaku, dengan warna berumur seribu tahun,” imbuhnya.

Menurut Permendikbud No. 45 Tahun 2019, tanggung jawab d ” menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan yang sangat diperlukan di bidang pendidikan vokasi, serta telah merumuskan beberapa rencana inovatif untuk mendorong keterkaitan antara pendidikan vokasi dan dunia usaha. Dan dunia kerja. Dalam hal ini, strategi komunikasi yang dilaksanakan adalah dengan menyebarkan kebijakan dan rencana tersebut, salah satunya berupa saluran media yaitu akun saluran YouTube Wikan-Sakarinto. Terima kasih telah membantu dan mendukung pihak terkait untuk mewujudkan rencana karir karir ini. **

Tinggalkan Balasan